4 Warga Jerman Letakkan Mawar di Rumah Hitler untuk Peringati Ulang Tahunnya

VIENNA – Empat warga Jerman tertangkap basah saat meletakkan bunga putih di tempat kelahiran Adolf Hitler di Austria barat. Tindakan ini dilakukan pada hari ulang tahun diktator Nazi.

Hitler lahir pada tanggal 20 April 1889 di Braunau Am Inn. Dia tinggal di Braunau Am Inn sampai usia tiga tahun, ketika keluarganya pindah ke kota Passau di Bavaria.

Polisi Austria mengatakan empat warga Jerman – dua bersaudara dan pasangan mereka, berusia antara 20 dan 30 tahun – mengunjungi rumah masa kecil Hitler pada hari Sabtu untuk meletakkan bunga putih di jendela liburan.

Mengutip Mirror, Selasa (23/4/2024), satu dari empat orang memberi penghormatan kepada Hitler dengan berfoto bersamanya.

Para pria tersebut, yang berasal dari wilayah Bavaria di Jerman tenggara, menaruh bunga di ambang jendela rumah mereka, sementara petugas polisi mengawasi mereka. Dia akhirnya ditangkap dan dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi.

Salah satu perempuan dalam kelompok tersebut mengatakan bahwa dia sebenarnya tidak ingin mengucapkan selamat tinggal, namun petugas polisi menemukan percakapan di ponselnya yang berisi dia membagikan pesan dan video Nazi.

Polisi kemudian menyerahkan keempat orang tersebut ke kantor kejaksaan karena dicurigai melanggar undang-undang Austria yang melarang simbol Nazi.

Patroli polisi ditingkatkan setiap tahun pada tanggal 20 April, terutama di sekitar kampung halaman Hitler.

Keberadaan rumah masa kecil Hitler menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat Austria. Setelah perselisihan panjang mengenai masa depan rumah tersebut, pekerjaan dimulai tahun lalu untuk mengubahnya menjadi kantor polisi dengan pusat pelatihan hak asasi manusia – sebuah proyek yang dirancang untuk menjadikannya lebih menarik sebagai tempat ziarah bagi mereka yang menghormati Hitler.

Pemerintah Austria mengambil alih reruntuhan bangunan tersebut pada tahun 2016, namun sutradara Günter Schwaiger, yang membuat film dokumenter tentang Hitler, mengatakan rencana Kementerian Dalam Negeri tampaknya sejalan dengan keinginan Nazi atas tempat kelahirannya.

Ia mengatakan sebuah artikel di surat kabar lokal terbitan 10 Mei 1939 menyebutkan keinginan Hitler untuk mengubah rumahnya menjadi kantor administrasi distrik.

Pada konferensi pers musim panas lalu, Schwaiger mendesak pemerintah untuk mempertimbangkan kembali rencananya, dengan mengatakan bahwa mengubah gedung tersebut menjadi kantor polisi adalah penggunaan administratif yang sedang dipertimbangkan oleh diktator tersebut.

Namun, juru bicara Kementerian Dalam Negeri mengatakan: “semuanya akan berjalan sesuai rencana.”

Diperkirakan transformasi rumah seluas 800 meter persegi itu akan menelan biaya 20 juta euro. Pekerjaan tersebut diharapkan selesai pada tahun 2025 dan kantor polisi akan beroperasi pada tahun 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *