BPKH Sebut Pengelolaan Dana Haji Tembus Rp 171 Triliun

Badan Manajemen Keuangan Negazia Indonesia mengatakan bahwa ziarah ke Indonesia adalah positif dan melanggar tujuannya, menurut Badan Manajemen Keuangan Jakarta. Hingga akhir 2024, 171,65 triliun mencapai triliun rupee.

“Tow Arif Ki Kelban Board Jakarta, Minggu (8/3/2025),” sebagai dua kali lebih banyak mungkin untuk melihat status dana cair “.

Menurut hari itu, prioritas manfaat telah meningkat sebesar 11,52 triliun RB 11,56 triliun rapses. Ini berarti bahwa situasi keuangan ziarah akan diselesaikan dengan banyak ziarah dengan 100,66 persen dari pembayar.

“Ini berarti bahwa nilai ziarah dapat dipenuhi untuk semua tugas dan semua tugas,” katanya.

Wajib memelihara peziarah untuk memberikan peziarah kepada penonton.

BPK adalah batas BBK yang merupakan bagian dari sistem lingkungan Ajosist dan berkontribusi pada kinerja ziarah.

Sementara itu, Komisi RI DWR, anggota VIII, menekankan pentingnya administrasi publik dan tanggung jawab administrasi ziarah.

Menurutnya, orang perlu memastikan penggunaan ziarah yang efisien dan efisien.

“Selain itu, kita dapat memperkuat rezim Syariah dan kebijakan perusahaan, sehingga kita dapat memperkuat fakta bahwa PHH telah menyederhanakan sah dan melegakan semua orang Indonesia.”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *