Republika.co.id, Jakarta -Ramadan 2025 terasa istimewa karena ada sinar matahari bulan ini. Setelah seluruh gerhana matahari yang terjadi pada 14 Maret, sekarang menjadi gerhana matahari yang diperkirakan akan terjadi pada 29 Maret.
Bagian gerhana matahari ini terjadi ketika bulan berada di antara bumi dan matahari, yang berarti bayangannya jatuh di permukaan bumi. Berkenaan dengan matahari terbenam, seperti yang terjadi pada 29 Maret, bulan tidak sepenuhnya menutupi matahari, tetapi hanya melintasi bagian wajahnya.
“Dari bumi kita melihat sisi gelap bulan dalam bentuk siluet lengkap sebagai bagian hitam yang menghadapi langit matahari yang paling indah,” Dr. Phil Plait, ahli bintang di Universitas Virginia, melaporkan di halaman CNT pada hari Rabu (26 Maret 2025).
Menurutnya, ini adalah bagian alami dari sifat dunia yang dapat diperkirakan. Biasanya gerhana matahari dan gerhana matahari terjadi di sekitarnya, sekitar dua minggu. Ini terjadi ketika matahari, bumi dan bulan serupa dalam struktur orbitnya.
Berbeda dengan gerhana matahari, yang dapat dilihat dengan mata telanjang, gerhana matahari membutuhkan kekebalan khusus untuk menghindari kerusakan mata. Tergantung pada kualitasnya, kacamata hitam normal tidak cukup untuk melindungi mata Anda ketika Anda melihat bagian matahari yang cerah.
“Jadi pastikan Anda menggunakan kacamata matahari khusus yang telah dituntun untuk melihat matahari matahari, tetapi pastikan Anda membelinya dari penjual yang dapat dipercaya,” katanya.
Jadi, jika atmosfer Indonesia juga diamati? Sayangnya tidak. Menurut laporan CNT, area gerhana matahari ini hanya akan muncul di Amerika, Kanada, Eropa Barat, dan Afrika Barat.
Eclipse matahari dapat terlihat jelas di Amerika Timur Laut dan di Tenggara di Kanada. Di bagian tenggara Qikiqtaaluk, disk matahari ditutup hingga 92 persen.
Kemudian Maine menerima 60 hingga 85 persen tergantung pada lokasi tertentu. Kemudian Islandia akan melihat hingga 69 persen dari catatan matahari tertutup, sementara Greenland mencapai 8 persen. Di daerah -daerah di mana gerhana matahari dalam, semuanya memakan waktu sekitar satu setengah jam, sementara itu bisa memakan waktu hingga 30 menit di beberapa tempat.