Kepulauan Seribu Dikunjungi 14 Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

REPL SPORED.CO.ID, JAKARTA – Tujuan wisata yang berbeda di berbagai tujuan wisata di 1446 Hijry atau 2025 akhir pekan yang sebenarnya, dan 14.485 wisatawan terdaftar. Jumlah ini sangat termotivasi oleh liburan di pulau -pulau, terutama Lebaran.

“Dari Senin (31.03.2012) 14.485 wisatawan menyerahkan empat pintu kepada ribuan wisatawan,” kata ribuan pulau (Prerereraf), Jakarta, Kamis, Sonutau, Sonuta.

Pada hari Senin (31.03.2012), ia mencatat bahwa ada 2565 wisatawan. Kemudian 4627 orang (01.01.2012) pada hari Selasa (04/01/2012) dan 7293 wisatawan pada hari Rabu (25.02.2012). Dia memikirkan liburan seribu pulau dan terus mengisi festival Ed-Foot untuk beberapa orang dan pergi pada tahun 2025.

Menurutnya, jumlah perjalanan wisata yang meriah adalah antara 500 dan 1000, karena jumlah perjalanan wisata sekitar 500 tahun. “Sebagian besar wisatawan diprediksi pada hari Senin (7/4),” katanya.

Menurutnya, wisatawan telah mengunjungi seribu pulau, terutama Moara Pierre, Marina English, Tanjun Sand dan Mitii Pirster dengan bantuan kapal yang cepat atau tradisional. Dermaga Muara Angke untuk perawatan rambut tradisional dari RP. Hingga 50.000. 80.000 atau DKI Jakarta dapat menggunakan agen lalu lintas untuk 2,4 ribu rupee di tahun ke -2.

Namun, jika dermaga lambung lewat dengan cepat dengan tarif, kapal klasifikasi, itu akan mengevaluasi 75.000 rubel lebih cepat. Sonatis mengatakan dia sudah mulai mengunjungi rumah, warisan budaya, dan resor.

Ribuan pulau menawarkan wisatawan pilihan yang menarik dari pantai, bawah air, tanaman dan fauna, dan keindahan lainnya. “Keindahan perumahan tetap menjadi tempat favorit bagi wisatawan. Untuk meningkatkan jalur wisata, itu akan terus mempromosikan ribuan area pulau,” katanya.

Ketika Sedrutwan adalah Abraidin, wisatawan mulai pada hari pertama Edd. Dia pergi ke 2600 wisatawan di tujuan wisata Pulau Jawa yang tidak diketahui, di seribu pulau.

“Sebagian besar wisatawan berasal dari pelabuhan Tanggang Tanajung Pasir,” katanya.

Selama liburan, wisatawan mengunjungi Pantai Arsa, Pantai Sakura, desa Jepang, desa Jepang, Bless Bridge dan Mangroven Lagoona. Lalu ada perahu pisang dalam olahraga air, perahu ponik, seperti mereka yang menikmati sepeda air dan snorkeling di Taman Nem.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, pestanya mengundang orang -orang, pengemudi, aktor wisata, pemain wisata, pemilik kapal dan wisatawan untuk kebersihan dan kenyamanan. “Ini memiliki dampak positif pada pihak -pihak yang terkait dengan pariwisata,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *