Larvasida Aman Terkena Kulit Manusia, Asal…

Republika.co.id mengatakan Kantor Kesehatan Jakarta – DKI Jakarta mengatakan bahwa Larval, yang digunakan untuk mengendalikan nyamuk yang membawa demam berdarah, aman ketika terpapar kulit manusia. Kuantitas yang disarankan, larva tidak mengganggu.

“Larval cukup aman untuk kulit manusia. Air digunakan untuk mandi atau mencuci apa pun (yang disemprot dengan larva).”

Jumlah aplikasi larva yang dapat diperoleh dalam puse yang bisa 100 g per 100 liter air. Jika Anda tidak memahami jumlah larvaita ini, penduduk dapat berkonsultasi dengan profesional kesehatan di baskasma.

Jika Anda menyemprot larva di tangki air terbuka, penghuni dapat terus membuang air. Bubuk larva berlangsung tiga bulan dalam wadah tangki atau air.

Pudy menjelaskan, “Jika kita memberi (bubuk larvaa di dalam air), jangan biarkan air sendirian. Jika Anda ingin mengalir. Jika tumpah di dalam air, itu akan memecah partikel dan menempel di dinding tangki kami, kami tidak dapat menutup.”

Larovation adalah satu lagi 3m yang merupakan upaya untuk mengurangi jumlah nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk virus demam berdarah. Proses 3m Plus termasuk penyaringan reservoir air, reservoir air penutup dan mendaur ulang berbagai bahan yang dapat digunakan sebagai lokasi reproduksi untuk nyamuk.

Maka penting untuk membuat lebih banyak poin, seperti pencegahan nyamuk, pemeliharaan larva nyamuk, menyediakan larva untuk reservoir air dan tanaman penanaman yang tidak lunak untuk menyesuaikan sumur yang tidak lunak

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *