Temuan Koin Emas Kuno Alexander Agung, Ungkap Sejarah Yunani

JAKARTA – Penemuan koin emas kuno bergambar penguasa Yunani Alexander Agung membuka babak baru dalam sejarah. Penggalian arkeologi di Castle Hill di Chania, Kreta, Yunani, menemukan koleksi 37 koin kuno, termasuk stator emas langka yang menggambarkan Alexander Agung.

Penemuan-penemuan ini memberikan gambaran menarik tentang praktik keuangan pada masa itu dan bagaimana pemimpin legendaris tersebut berkembang sepanjang hidupnya.

Seorang reporter Yunani melaporkan pada Sabtu (13/4/2024) bahwa satu set 11 stator emas, masing-masing menggambarkan gambar unik Alexander, ditemukan. Beberapa orang menggambarkannya sebagai penakluk muda berbulu, mengingatkan pada arketipe pahlawan Yunani klasik.

Karya lain menunjukkan Alexander yang lebih dewasa. Menariknya, sebagian besar koin ini dicetak secara anumerta di bawah penerus Alexander, yang menunjukkan bahwa citranya sebagai simbol kekuasaan dan penaklukan masih dihormati hingga saat ini.

“Pameran berbeda pada stator emas ini sungguh menakjubkan. Hal ini memungkinkan kita berspekulasi tentang bagaimana penggambaran Alexander berubah. Mungkin ini menunjukkan bagaimana gambar Alexander digunakan oleh penerusnya untuk memperkuat legitimasi mereka,” kata Dr. Eleni Michaelides, pemimpin arkeolog yang melakukan penggalian.

Selain stator emas, temuan itu juga mencakup berbagai barang koleksi. Koin perak dicetak di berbagai belahan dunia Yunani, termasuk Olympia, Kirene, dan Korintus. Koin-koin ini memberikan wawasan berharga mengenai jaringan ekonomi pada masa itu dan sirkulasi moneter kerajaan Alexander yang luas. Kehadiran koin yang secara geografis jauh dari Kreta menunjukkan bahwa jalur perdagangan saling berhubungan selama periode ini.

Penemuan ini menimbulkan kehebohan besar di kalangan arkeolog dan numismatis (kolektor koin) di seluruh dunia. “Koin-koin ini memiliki hubungan nyata dengan zaman kuno dan menunjukkan warisan agung Alexander Agung,” kata Dr. Andreas Stavrides, ahli numismatis terkenal.

Bukti dari Kreta menunjukkan peran strategisnya selama periode Helenistik. Kreta dikenal sebagai titik perdagangan penting antara pantai timur dan barat Mediterania.

Koin-koin yang ditemukan saat ini sedang dibersihkan dan dilindungi dengan hati-hati untuk menjaga keutuhan sejarahnya. Artefak-artefak tersebut kemudian akan dipajang di Museum Arkeologi Chania sehingga masyarakat dapat melihat artefak bersejarah tersebut dengan mata kepala sendiri. Penemuan ini menarik minat para cendekiawan dan penggemar sejarah di seluruh dunia, dan mungkin memicu penelitian baru mengenai kehidupan dan warisan Alexander Agung, serta konteks ekonomi Mediterania kuno.

Negeri/Muhammad Rauzan Ranupan Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *